Pontianak, 28 Januari 2016
Hai... Entah siapa yang ku "hai" kan di tengah malam selarut ini. Mungkin, aku hanya meniru seseorang di masalalu, bisa jadi. Pukul 00:10 WIB, aku yang hanya bertemankan hujan kemudian diserang bertubi-tubi oleh petir mengerikan membuat aku hanya terdiam membisu. Menahan diri dari ketakutan, mengendalikan perasaan, dan menenangkan jiwa yang mulai tergoncang ini. Ah, mungkin terlalu lebay, hanya saja itu fakta. Nyata yang aku rasakan dengan kekuatan petir yang mungkin jika seperti tersetrum tegangannya beribu-ribu volt (makin lebay). Aku ini bukan seorang penakut, iya bukan. Hanya saja aku terlalu takut terhadap petir yang menggelegar sangat kuat ini. Ku coba untuk memejamkan mata barang sedetik saja namun tetap tak bisa, meski tubuh ini sudah terlalu lelah dimakan aktivitas seharian. Seketika itu pula mataku tertuju pada map biru yang terletak di meja belajar ku. Di sudut, di dekat lemari dan pintu. Ku amati lagi isi map tersebut, ku baca "outline". Yah, sebuah proses menuju penulisan skripsi. Kembali aku merenung, menyadari bahwa ternyata aku benar-benar sudah menjadi seorang mahasiswi tingkat akhir, memasuki semester de-la-pan. Ku hitung, ternyata sudah satu bulan lebih outline ku yang sudah di acc itu menganggur, tak tersentuh. Dan kemudian ku buka amplop yang berisikan SK pembimbing. Senyum simpul menghiasi wajahku, bingung antara ingin menunda atau melanjutkan. Aku pun berpikir (dan ternyata aku menjadi lapar di tengah malam ini hanya karena berpikir), menghitung, mengira-ngira dan berharap. Bulan depan, tepatnya Februari, aku harus memulai. Apapun yang terjadi, berharap rencana akan terlaksana. Di bulan Februari yang full libur semesternya satu bulan, aku berharap akan tetap bisa konsul. Berharap dosen dengan kebaikan hatinya tetap beraktivitas di kampus dan mempersilakan anak didiknya ini bimbingan dengan sepenuh hati. Berharap juga bahwa Februari menjadi action dari niat yang terkumpul pada penghujung Januari. Banyak waktu yang sudah kubuang sia-sia, so jangan ada libur diantara kita!
Teruntuk: Dosen Pembimbing#SuratUntukFebruari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar